Pembongkaran dan Bobokan Beton Non-Struktural dan Keramik

 

Hi TJK Partners…..

Kali ini kami dari Tim CV Tri Jaya Karya akan membahas perihal pekerjaan pembongkaran / bobokan khususnya untuk bobokan beton non-struktural dan bobokan keramik.

Nah dalam pekerjaan bobokan ini, biaya yang harus dikeluarkan biasanya akan besar untuk penggunaan alat dan juga upah tenaga kerja. Apalagi jika area / lokasi yang dikerjakan itu berada di area komplek perumahan, nah ini biasanya jarang ada area pembuangan untuk material bekas bobokan, sehingga perlu dibuang keluar komplek perumahan. Lalu jika memang perlu dibuang keluar, maka akan perlu biaya lagi untuk jasa angkut material boboka dari lokasi rumah / proyek tersebut ke area disposal / tempat pembuangan material bobokan tersebut.

Jadi jangan kaget, jika teman-teman akan merogoh kocek uang yang agak sedikit banyak hanya untuk pekerjaan bobokan tersebut. Sebagai contoh :

Gambar 1. Bobokan Keramik & Beton Non Struktural

Nah jika kita lihat dari gambar 1 ini, luasan area yang dibobok adalah keramik seluas 16 m2 dan juga dibawahnya ada beton non-struktural / beton tanpa pembesian dengan luas yang sama yaitu 16 m2 dan tebalnya 6 cm. Misal dalam pekerjaan bobokan lantai dibutuhkan 2 orang tenaga kerja dengan alat kerja 2 buah betel besi / pahat beton, 2 buah palu, dan juga alat pendukungnya seperti karung untuk mengumpulkan material bekas bobokan, sapu dan pengki / serokan sampah, cetok, dan juga cangkul untuk membersihkan material bekas bobokan. Dari sini saja, sudah banyak sekali alat yang digunakan, sehingga wajar jika biaya / harga bobokan ini cukup mahal. 

Gambar 2. Pengumpulan Material Bobokan Keramik & Beton Non Struktural didalam Karung

Dalam gambar 2, terlihat dari luasan tersebut dihasilkan banyak sekali material bobokan dan juga karung yang dibutuhkan untuk mengumpulkan hasil bobokan tersebut. Apalagi jika pekerjaan bobokan ini berada di lantai 2, lantai 3 dan seterusnya, wah pasti juga membutuhkan effort / usaha untuk menurunkan material bobokan ini ke lantai dasar, dan ini juga minimal bisa memakan waktu 1-2 hari dengan luasan tersebut (asumsi menurunkannya lewat tangga manual), tanpa di kerek ke bawah dengan katrol karena kebanyakan area komplek perumahan, halaman depannya sempit dan juga pasti akan mengganggu tetangga serta akses jalan ketika dikerek ke bawah dengan katrol.

Lalu setelah ditata rapi dan disimpan di lantai dasar, langkah selanjutnya adalah membuang material bobokan tersebut menggunaka jasa buang gragal dari lokasi proyek ke area disposal. Nah biasanya jasa buang gragal ini umumnya borongan yang dihitung per rit mobil, Jika menggunakan mobil pick up, kapasitas maksimum sekitar 1 – 1.1 m3 dengan biaya borongan per rit sekitar Rp 150.000 s/d 200.000 atau jika menggunakan mobil truk, kapasitas maksimum 6 – 7 m3 dengan biaya borongan per rit sekitar Rp 400.000 s/d 500.000. Tetapi akses yang paling ideal untuk area komplek perumahan adalah menggunakan mobil pick up meski harganya agak sedikit mahal, karena mobil pick up mudah masuk  ke area-area jalan yang cukup sempit.

Nah dari contoh kecil ini saja, teman-teman bisa membayangkan bahwa biaya untuk pekerjaan bobokan akan memakan biaya yang agak banyak. Jadi jangan heran jika teman-teman berencana merenovasi rumah, lalu teman-teman membutuhkan pekerjaan bobokan, kemudian harga bobokan tersebut biayanya cukup mahal, karena alasannya seperti yang kami jelaskan diatas.